Tiada TaJuk.

Sudah lama jari jemari tidak mencoret bahasa jiwa..
Kini jasad membawa jiwa yang sangat duka..sangat lara..
Tuhan..diri mahu menjunjung segala perintahmu..
Apakan daya..lemahnya semangat menjadi pewira atas namamu..
Buat diri seolah sebuah rumah yang dilanda ombak lalu dihanyutkan cebisannya hingga tiada jumpa.
Tuhan..kemana lagi kaki mahu melangkah..
Kemana lagi harus kucari kekuatan itu..
Bagaimana lagi aku ingin teguh pada jalanku..
Bukan aku mahu bersungut..apatah lagi mahu menyesali kehidupan ini.
Namun..aku hanya hamba yang lemah..memohon sedikit kekuatan..
Untuk keteruskan perjalanan yang tinggal..
Walau perjalanan ini..mungkin tiada makna bagi orang lain..
Tapi bagiku..kehidupan yang telah Engkau kurniakan..
Perlu ku jaga serapi mungkin..
Agar dapat ketemu penciptaku ini…
Dengan cara yang paling baik…yang paling indah..
Tuhan …
Tika ini..aku tidak punya sedikit pun kekuatan lagi..
Tidak punya sesiapa disisi..menemani…
Berikanlah aku kejayaan walau langkah ini semakin lemah..
Semoga..setiap detik perjalan yang bersisa.. buat aku tidak henti bersujud padamu..

6 Response to "Tiada TaJuk."

  1. Anonymous Says:
    January 15, 2011 at 9:00 PM

    Yang indah itu hadirnya sementara..mencipta seribu kenangan..kenangan yang tiada bisa dilupakan...perginya mencipta seribu tanda tanya...namun kehidupan ini haruslah diteruskan..sejernih cinta yusuf sehebat ingatan Muhammad (s.a.w) pada umatnya yg tidak pernah henti2 melihat pada umatnya saat ketika diragut nafasnya..namun lalai dan lekalah diri ini dikala mencipta seribu satu kenistaan janji yg tidak pasti..menerokai seluruh jiwa yg tidak berpegangan...semuanya takdir nya namun ia bisa berubah seandai diri ini bisa kembali menjernihkan semua kehitaman itu...apakan daya kekhilafan ini milik diri yg tiada kekuatan menempuhi onak dan duri kehidupan...menyulam detik2 kehidupan kemanakah arus akan bawa pergi..pergi ke destinasi yg tidak diketahui..semuanya ditangan kita..kita yg bisa menentukannya..!!


    -Bersama slamanya~Abadie akhirnya-
    (senjamerah)

  2. Anonymous Says:
    January 15, 2011 at 9:00 PM

    Yang indah itu hadirnya sementara..mencipta seribu kenangan..kenangan yang tiada bisa dilupakan...perginya mencipta seribu tanda tanya...namun kehidupan ini haruslah diteruskan..sejernih cinta yusuf sehebat ingatan Muhammad (s.a.w) pada umatnya yg tidak pernah henti2 melihat pada umatnya saat ketika diragut nafasnya..namun lalai dan lekalah diri ini dikala mencipta seribu satu kenistaan janji yg tidak pasti..menerokai seluruh jiwa yg tidak berpegangan...semuanya takdir nya namun ia bisa berubah seandai diri ini bisa kembali menjernihkan semua kehitaman itu...apakan daya kekhilafan ini milik diri yg tiada kekuatan menempuhi onak dan duri kehidupan...menyulam detik2 kehidupan kemanakah arus akan bawa pergi..pergi ke destinasi yg tidak diketahui..semuanya ditangan kita..kita yg bisa menentukannya..!!


    -Bersama slamanya~Abadie akhirnya-
    (senjamerah)

  3. Anonymous Says:
    January 15, 2011 at 9:00 PM

    Yang indah itu hadirnya sementara..mencipta seribu kenangan..kenangan yang tiada bisa dilupakan...perginya mencipta seribu tanda tanya...namun kehidupan ini haruslah diteruskan..sejernih cinta yusuf sehebat ingatan Muhammad (s.a.w) pada umatnya yg tidak pernah henti2 melihat pada umatnya saat ketika diragut nafasnya..namun lalai dan lekalah diri ini dikala mencipta seribu satu kenistaan janji yg tidak pasti..menerokai seluruh jiwa yg tidak berpegangan...semuanya takdir nya namun ia bisa berubah seandai diri ini bisa kembali menjernihkan semua kehitaman itu...apakan daya kekhilafan ini milik diri yg tiada kekuatan menempuhi onak dan duri kehidupan...menyulam detik2 kehidupan kemanakah arus akan bawa pergi..pergi ke destinasi yg tidak diketahui..semuanya ditangan kita..kita yg bisa menentukannya..!!


    -Bersama slamanya~Abadie akhirnya-
    (senjamerah)

  4. farah ain says:
    January 15, 2011 at 10:55 PM

    salam..thanks atas nasihat dan perkongsiannya...siapa ni yer? unisza student gak ker?

  5. farah ain says:
    January 15, 2011 at 10:55 PM

    salam..thanks atas nasihat dan perkongsiannya...siapa ni yer? unisza student gak ker?

  6. Anonymous Says:
    January 19, 2011 at 9:00 PM

    nasihat itu umpama air yg mengalir dalm diri mereka yg mengetahui apa itu kehidupan...dan kehidupan itu pula punya banyak cabang2 nya..percayalah apa yg berlaku itu ada hikmahnya yg tersendiri...!! andai dosa silam menghantui maka taubat nasuha lah jalannya..andai rindu dan kasih itu tiba maka kepadanyalah kita campakkan...tiada yg sebaik2 nya hanya kerana dia yg maha mengetahui..